Cara Mengurus Izin BPOM: Alur dan Biaya Registrasi

Izin resmi dari BPOM adalah kunci utama kelancaran pengedaran produk di pasaran. Simak cara mengurus izin BPOM untuk kelancaran usaha Anda berikut ini.

Anda memiliki usaha dan ingin memasarkan produknya di market dengan resmi? Izin edar resmi merupakan kunci utama yang harus perusahaan Anda miliki. Oleh karena itu, penting bagi Anda mengetahui cara mengurus izin BPOM.

Anda bisa menyimak penjelasan lengkap berikut ini mengenai fungsi, proses, alur, serta  cara mengurus izin edar BPOM untuk beragam produk, mau itu dari luar ataupun dalam negeri.

Key Points:

  1. Memiliki izin edar merupakan sesuatu yang wajib para pelaku usaha yang ingin memasarkan produk mereka secara resmi miliki.
  2. Ada ketentuan berbeda-beda untuk alur dan biaya tiap jenis produk yang akan diedarkan.

Syarat Wajib Pengurusan Izin BPOM

Produk luar dan dalam negeri punya perbedaan requirements saat pengurusan. Bagaimana requirements tersebut?

1.      Produk Dalam Negeri

Produk jenis ini mempunyai requirements tersendiri. Nah, supaya produk terdaftar, Anda harus siapkan dokumen berikut ini:

  • Formulir pendaftaran terisi benar.
  • Contoh produk yang nantinya diedarkan lengkap beserta rancangan labelnya.
  • Dokumen asli hasil analisa produk di laboratorium termasuk zat gizi, uji kimia, cemaran logam, zat yang tertera di label, serta cemaran mikrobiologi.
  • Lampiran surat persetujuan produk sejenis beserta labelnya yang sudah ada nomor pendaftarannya (untuk One Day Service).
  • Dokumen fotocopy Surat Izin dari Disperindag atau BKPM.

2.      Produk Luar Negeri

Tak serupa dengan produk dalam negeri, produk yang asalnya luar negeri mempunyai additional requirements. Nah, dokumen yang perlu Anda siapkan akan lebih beragam, yaitu:

  • Formulir pendaftaran terisi benar.
  • Dokumen asli hasil analisa produk di laboratorium terkait zat gizi, uji kimia, zat yang ada di label, cemaran logam, serta cemaran mikrobiologi.
  • Lampiran surat persetujuan produk sejenis serta label yang sudah ada nomor pendaftarannya (untuk One Day Service).
  • Dokumen fotocopy dan asli free sale atau health certificate dari instansi negara asal.
  • Contoh produk yang akan diedarkan lengkap dengan rancangan labelnya.
  • Dokumen fotocopy dan asli surat penunjukan dari pabrik asal.

Alur Cara Mengurus Izin di BPOM

Sebelum mendaftarkan produk, pastikan perusahaan Anda telah terdaftar pada website BPOM. Jika sudah, Anda baru dapat mendaftarkan produk.

1.      Daftarkan Perusahaan di Website BPOM

Berikut cara mendaftarkan perusahaan di website resmi BPOM:

  1. Pertama, masuk ke halaman https://e-bpom.pom.go.id/.
  2. Selanjutnya, klik pilihan “Registrasi Baru”.
  3. Isi formulir secara lengkap dan benar.
  4. Lalu, Pilih opsi”Halaman Selanjutnya”.
  5. Input data Pemeriksaan Sarana Bangunan milik pabrik.
  6. Upload dokumen requirements.
  7. Terakhir, tunggu hingga hasil verifikasi keluar. Jika pendaftaran disetujui, maka Anda akan mendapatkan email berisi User ID serta kata sandi guna keperluan mendaftarkan produk.

2.      Daftarkan Produk via Aplikasi e-BPOM

Setelah nama company terdaftar dan seluruh requirements telah Anda lengkapi, Anda dapat lanjut mendaftarkan produk melalui aplikasi e-BPOM. Inilah tata cara mengurus izin BPOM lewat e-BPOM:

  1. Buka Toko Aplikasi dan ketik “e-BPOM” pada kolom pencarian.
  2. Download aplikasi e-BPOM dan tunggu hingga selesai.
  3. Login menggunakan akun yang sama dengan di website.
  4. Isi data pada kolom yang tertera.
  5. Upload dokumen requirements.
  6. Kirim hardcopy berkas requirements menuju alamat kantor BPOM.
  7. Tunggu proses verifikasi data.
  8. Lunasi biaya yang tercantum di Surat Perintah Bayar dan upload bukti pembayarannya.
  9. Tunggu data tervalidasi dan Surat Persetujuan Pendaftaran diterbitkan.
  10. Kirim hardcopy additional requirements menuju alamat kantor BPOM.
  11. Terakhir, nantikan hingga proses penerbitan Nomor Izin Edar selama 30 hari kerja selesai.

Biaya Urus Izin Edar BPOM

Selanjutnya, serangkaian proses daftar tersebut memakan biaya seperti berikut ini:

  1. Registrasi Awal (Harga Per Produk)
  2. Obat-obatan: mulai dari Rp100.000.
  3. Makanan: mulai dari Rp100.000.
  4. Kosmetik Hasil Produksi Luar ASEAN: mulai dari Rp1.500.000.
  5. Kosmetik Dalam ASEAN: mulai dari Rp500.000.
  6. Registrasi Ulang
  7. Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik: Rp5.000.000 per sertifikat.
  8. Usaha Kecil Obat Tradisional: Rp1.000.000 per item.

Kesimpulan

Mengurus pendaftaran izin resmi BPOM memang butuh waktu, tenaga, dan biaya yang lumayan. Cara daftar bpom umkm maupun perusahaan besar yang agak “ribet” ini tentunya demi mempermudah pengedaran produk serta kepastian keamanan konsumen.

Nah, sudah jadi hal umum bahwa beberapa perusahaan lebih memilih untuk menggunakan jasa pengurusan izin BPOM.

Jika Anda tertarik memakai jasa pihak ketiga, kami merekomendasikan Bagoffice. Bagoffice menawarkan layanan segala bentuk izin usaha, dokumen perizinan, serta legalitas perusahaan.

Tunggu apa lagi, segera hubungi Bagoffice di sini dan dapatkan layanan cara mengurus izin BPOM yang lebih praktis dan mudah.