Cara Pendirian PT untuk Warga Negara Asing di Indonesia

Syarat dan Prosedur Pendirian PT PMA

Indonesia membuka peluang bagi Warga Negara Asing (WNA) untuk pendirian PT (Perseroan Terbatas). Namun demikian, ada beberapa syarat dan hal yang harus diperhatikan sebelum mendirikan PT.

Penanaman Modal Asing (PMA) ini dibuka karena bisa jadi pilar perekonomian Indonesia. Meski demikian, tak mudah untuk mendirikan PT di Indonesia bagi WNA. Ada banyak syarat yang harus ditaati.

Aturan Menurut Undang-undang

Pemerintah telah mengatur prosedur mendirikan PT dalam UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020. Undang-undang ini sebagai penyempurnaan UU nomor 25 tahun 2007 soal Penanaman Modal.

Dijelaskan, semua bidang usaha di Indonesia terbuka untuk penanaman modal. Kecuali untuk usaha yang dinyatakan tertutup untuk menanam modal, atau usaha yang hanya bisa dilakukan oleh pemerintah pusat.

Bidang usaha yang tertutup sesuai dengan Pasal 12 ayat 2 UU Cipta Kerja yakni:

  1. Budidaya dan industri narkotika golongan I,
  2. Segala bentuk kegiatan perjudian dan/atau kasino,
  3. Penangkapan spesies ikan yang tercantum dalam Appendix I Convention on International Trade in Endagered Species of Wild Fauna and Flora (CITES),
  4. Pemanfaatan atau pengambilan koral dan pemanfaatan atau pengambilan karang dari alam yang digunakan untuk bahan bangunan/kapur. Kalsium, akuarium dan souvenir/perhiasan, serta koral hidup atau koral mati (recent death coral) dari alam,
  5. Industri pembuatan senjata kimia,
  6. Industri bahan kimia dan industri bahan perusak lapisan ozon.

Permodalan untuk Mendirikan PT bagi WNA

Berdasarkan Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) No 1 Tahun 2020, ada syarat permodalan yang harus dipenuhi, yakni:

  1. Total nilai investasi yang harus disediakan yakni lebih dari Rp10 miliar. Nilai ini di luar tanah dan bangunan,
  2. Modal ditempatkan pada modal disetor dengan nilai minimal Rp2,5 miliar. Sementara untuk persentase sahamnya, dihitung berdasar nilai nominal saham. Paling sedikit yakni Rp10 juta,
  3. Kekayaan bersih yakni lebih dari Rp10 miliar, tidak termasuk dengan tanah dan bangunan.
  4. Omzet tahunan berdasarkan laporan keuangan perusahaan terakhir yakni Rp50 miliar.

Prosedur Pendirian PT PMA

Sebelum mendirikan PT PMA, sebaiknya ikuti prosedur berikut:

  • Ajukan izin sementara

Anda WNA harus mengetahui Daftar Negatif Investasi (DNI) yang sudah dipaparkan pada subbab sebelumnya. Setelah itu, ajukan izin sementara untuk mengetahui apakah bidang usaha tersebut diizinkan untuk investasi atau tidak.

  • Daftarkan diri di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi saat mendaftarkan diri ke BKPM. Berikut rinciannya:

  1. Surat keterangan dari Kedutaan Besar negara asal WNA yang berada di Indonesia,
  2. Paspor,
  3. Anggaran Dasar berbahasa Inggris,
  4. Akta pendirian perusahaan,
  5. NPWP,
  6. Surat kuasa bermaterai dengan tanda tangan direksi perusahaan.
  • Ajukan izin prinsip

Setelah disetujui, langkah berikutnya yakni mengajukan izin prinsip untuk pendirian PT PMA. Berikut dokumen yang harus disiapkan:

  1. Paspor WNA,
  2. KTP dan NPWP milik WNI,
  3. PBB tempat usaha,
  4. Surat kontrak,
  5. Surat domisili,
  6. Pasfoto penanggung jawab dari bidang usaha, ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar.
  • Siapkan data usaha

Anda juga wajib mempersiapkan data usaha Anda. Yakni:

  1. Nama perusahaan,
  2. Bidang usaha,
  3. Modal dasar dan setor,
  4. Komposisi saham.
  5. Susunan kepengurusan usaha.

Dokumen ini discan kemudian diunggah pada web resmi BKPM. Anda bisa menunggunya sambal mengajukan perizinan berikutnya.

  • Ajukan surat izin usaha

Selanjutnya yang harus diurus yakni Laporan Hasil Pemeriksaan Dan Pengujian (LHPP), akta pendirian usaha, record pendaftaran, NPWP, dan bukti tanah.

Kemudian Izin Mendirikan Bangunan (IMB), UUG/SITU (Surat Izin Tempat Usaha), LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) hingga Amdal (Analisis Dampak Lingkungan).

Untuk mengurusi berbagai perizinan ini, biasanya dibutuhkan waktu 12 minggu. Untuk itu, Anda harus sabar menunggu hingga proses perizinan rampung.

Demikian pendirian PT bagi WNA di Indonesia. Pastikan sudah melengkapi dokumen sebelum melakukan pendaftaran. Supaya prosesnya lebih cepat rampung!