Catat! Persyaratan Usaha Jasa Transportasi (SIUJPT) Terbaru di 2022

Informasi lengkap seputar SIUJPT. Apa itu? Dimana mengurusnya? Siapa yang berwenang menerbitkan? Apa saja syaratnya? Bagaimana prosedurnya? Cek di sini.

Untuk bisa mendapatkan SIUJPT (Surat Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi), ada syarat serta prosedur yang perlu Anda lalui.

Peraturan tentang SIUJPT terdapat dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 49 Tahun 2017. Jika Anda serius pada bidang usaha transportasi, maka memahami dan mengikuti segala prosedur yang berlaku dalam peraturan tersebut adalah suatu kewajiban.

Dalam artikel ini, kami akan membantu Anda memahami secara ringkas syarat dan prosedur mendapatkan SIUJPT berdasarkan aturan tersebut. Meskipun dikeluarkan pada tahun 2017, namun aturan tersebut masih berlaku dan relevan untuk 2022.

Apa Itu SIUJPT dan Siapa yang Wajib Mengurusnya?

SIUJPT perlu dimiliki oleh pelaku usaha yang bergerak dalam bidang yang berhubungan dengan pelaksanaan pengiriman dan penerimaan barang. Baik dengan alat transportasi darat, udara, maupun laut.

Cakupan kegiatan usaha transportasi ini cukup banyak, meliputi:

  • Penerimaan
  • Penyimpanan
  • Pengukuran
  • Penimbangan
  • Pengepakan
  • Penandaan
  • Sortasi
  • Perhitungan biaya logistik
  • Penerbitan dan pengurusan dokumen angkutan
  • dan banyak lagi.

Untuk kepentingan legalitas dan kemudahan dalam operasional usaha, setiap pelaku usaha yang melakukan kegiatan-kegiatan di atas, perlu membuat SIUJPT.

Pihak yang Berwenang Mengeluarkan SIUJPT

Pertanyaan penting selanjutnya, SIUJPT diurus di mana? Berdasarkan aturan, ada dua pihak yang punya kewenangan mengurus dan mengeluarkannya, yakni Pemerintah Provinsi (Gubernur) dan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).

  • Bagi usaha yang permodalannya tidak melibatkan pihak asing, maka kewenangan SIUJPT ada di Pemerintah Provinsi.
  • Bagi usaha yang menggunakan modal asing dalam proses operasionalnya, maka yang punya kewenangan menerbitkan SIUJPT adalah BKPM.

Syarat dan Kelengkapan untuk Mendapatkan SIUJPT

Secara umum, syarat mendapatkan SIUJPT terbagi menjadi dua, yakni syarat administratif dan syarat teknis. Khusus bagi perusahaan dengan sokongan modal asing, memerlukan lebih banyak syarat untuk dipenuhi.[1]

1. Syarat Administratif

Syarat yang sifatnya berupa dokumen atau berkas untuk kepentingan administrasi.

  • Memiliki perusahaan legal yang terdaftar di Kemenkumham (Disahkan oleh notaris)
  • Perusahaan sudah terdaftar di Dirjen Pajak dan memiliki surat keterangannya.
  • Perusahaan memiliki SKPD atau surat keterangan domisili perusahaan dari pihak berwenang (Pemerintah daerah)
  • Memiliki sertifikat hak milik gedung atau bukti sewa gedung minimal 2 tahun untuk operasional usaha.
  • Memiliki modal dasar minimal Rp1.2000.000.000,-
  • Perusahaan wajib memiliki tenaga ahli WNI dalam timnya dengan persyaratan pendidikan dan sertifikasi keahlian terkait.

Untuk yang melibatkan modal asing dan pekerja asing, selain syarat di atas, membutuhkan administrasi tambahan.

  • Jika yang mengajukan tenaga kerja asing, wajib punya izin tinggal.
  • Untuk dapat mempekerjakan tenaga kerja asing, wajib melampirkan izin dari Kementerian Tenaga Kerja.
  • Modal minimal 4 juta dolar amerika serikat.

2. Syarat Teknis

Untuk syarat teknis, perusahaan wajib menyiapkan kendaraan operasional dengan bukti kepemilikan atau sewa yang sah serta perangkat memadai. Baik perangkat lunak maupun keras, yang berhubungan sistem informasi dan komunikasi perusahaan.

Prosedur Mendapatkan SIUJPT

Kalau Anda sudah memiliki kelengkapan penuh, selanjutnya tinggal mengikuti proses daftar SIUJPT.

Bagi yang tidak melibatkan modal asing, prosedur umumnya sebagai berikut:[2]

  1. Datang ke DPMPTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintui) di daerah masing-masing, lalu buat surat permohonan dan berikan kelengkapan dokumen.
  2. Petugas pelayanan terkait, akan mencatat permohonan Anda dan memberikan dokumen kepada tim teknis.
  3. Tim teknis memproses permohonan lalu mengeluarkan Pertek (Pertimbangan Teknis)
  4. Jika tidak ada kendala dari pihak pemohon, nantinya SIUJPT akan dikeluarkan dan bisa pemohon ambil di DPMPTSP.

Bagi usaha yang melibatkan modal asing, prosedurnya kurang lebih sama. Bedanya, pemohon berurusan dengan BKPM dan mendapatkan pelayanan dari OSS-RBA (Pelayanan satu pintu di level pusat).[3]

Adapun masa berlaku SIUJPT adalah 2 tahun, sehingga Anda nanti perlu memperbaharui izinnya setelah masa berlaku habis.

Demikianlah informasi tentang syarat untuk memiliki SIUJPT beserta prosedurnya. Semoga Anda mendapatkan kemudahan dalam mengurus prosesnya.