Commanditaire Vennootschap (CV)

Commanditaire Vennootschap atau lebih dikenal dengan CV dapat diartikan sebagai Persekutuan Komanditer dalam Bahasa Indonesia. CV merupakan salah satu bentuk entitas bisnis yang merupakan aliansi atau kerja sama antar 2 pihak, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif.

Syarat Pendirian CV

Seperti yang disebutkan sebelumnya dalam pendirian CV ada 2 pihak yang terlibat yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif dalam CV bertindak sebagai pengurus, penanggung jawab, membuat kerjasama dengan pihak ketiga atau singkatnya menjalankan bisnis dalam CV secara keseluruhan. Sedangkan sekutu pasif pada CV bertindak sebagai pemberi modal atau dengan kata lain investor dengan perjanjian tertulis secara internal antara kedua belah pihak.

Hak dan Tanggung Jawab Sekutu dalam CV

Sesuai dengan posisinya dalam CV, tanggung jawab sekutu pasif terbatas hanya pada modal yang ditempatkannya, sebaliknya jika CV mengalami keuntungan sekutu pasif hanya akan menerima sebatas modal yang ditempatkan. Sekutu pasif dalam suatu CV pun tidak berhak untuk ikut campur dalam pengelolaan dan aktivitas CV.

Lain halnya dengan sekutu pasif, sekutu aktif dalam suatu CV memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas, bahkan sampai dengan kepada kekayaan pribadinya.  

Prosedur Pendirian CV

Cara mendirikan CV harus melalui jasa Notaris. Dokumen legalitas suatu CV terdiri dari Akta Notaris, SKT Kemenkumham, NIB, dan NPWP. Namun CV bukan Badan Hukum, sehingga CV tidak memiliki harta kekayaan sendiri. Prosedur pendirian CV cukup mudah, untuk mendirikan CV anda hanya memerlukan berkas persyaratan berupa fotokopi KTP dan NPWP para pendiri, alamat yang dipakai untuk menjalankan usaha, dan fotokopi KK direktur utama. Selain berkas persyaratan tersebut anda juga perlu mempersiapkan calon nama yang akan digunakan sebagai identitas CV anda. Nama CV yang akan digunakan  terdiri dari 3 Suku Kata berbahasa Indonesia. Nama CV ini akan digunakan pada proses registrasi ke sistem SABU/SABH Kemenkumham, oleh karena itu sebaiknya anda menyiapkan minimal 3 calon nama CV agar memudahkan apabila kandidat pertama nama CV anda sudah dipakai. Untuk melengkapi proses registrasi tersebut anda juga perlu menyertakan data-data berupa alamat E-mail dan Nomor Telepon para Pendiri, keterangan lengkap yang menjelaskan tentang Struktur Kepengurusan di dalam CV serta bidang usaha yang akan di cantumkan di dalam akta CV.

Kelebihan dan Kekurangan CV

Ada beberapa kelebihan penggunaan CV yaitu:

  1. Proses pendirian CV relatif lebih mudah
  2. Jangka waktu pendirian CV lebih cepat
  3. Manajemen pengurusan CV lebih mudah
  4. Modal yang di perlukan untuk CV relatif lebih sedikit
  5. Pemilik CV lebih mudah mendapatkan pinjaman usaha
  6. Sistem pajak pada CV lebih simple

Sedangkan kekurangan penggunaan CV sebagai entitas bisnis antara lain:

  1. CV belum ber badan hukum dan tidak bisa memiliki kekayaan sendiri
  2. Tanggung jawab sekutu aktif tidak terbatas sampai dengan kekayaan pribadi
  3. Tidak semua bidang usaha dapat dijalankan dengan bentuk CV
  4. CV sangat bergantung pada sekutu aktif, sehingga bagi sekutu pasif tidak banyak terlibat dalam aktivitas CV dan penarikan modalnya sulit

Jika Anda masih ingin tahu lebih banyak tentang CV, Anda bisa menghubungi Legalitaskita di 08111778805 atau kunjungi website Kami di www.legalitaskita.id. Kami akan memberikan konsultasi gratis seputar pendirian CV dengan konsultan profesional yang sudah berpengalaman di bidangnya.