Jasa Pendirian Usaha Terbaik & Terlengkap

Solusi mudah untuk pendirian pt, cv, yayasan, pendaftaran merek dan lainnya

Kewajiban Penyampaian Laporan LKPM Bagi Pelaku Usaha

Menurut UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, ada 2 jenis Perseroan Terbatas (PT) berdasarkan penanam modalnya, yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing  (PMA). Salah satu kewajiban penanam modal baik PMDN maupun PMA adalah membuat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Periode penyampaian LKPM wajib dilakukan pelaku usaha setiap 3 bulan sekali setiap tahunnya. Lantas apa saja yang disampaikan pada Laporan LKPM? LKPM merupakan laporan mengenai perkembangan realisasi Penanaman Modal dan permasalahan yang dihadapi Pelaku Usaha (Peraturan BKPM No. 7 Tahun 2018). 

Secara garis besar ada 2 bentuk form laporan LKPM, yaitu form LKPM bagi perusahaan yang masih dalam tahap konstruksi dan form LKPM bagi perusahaan yang sudah dalam tahap Produksi. Ada beberapa Bab dalam laporan LKPM, yaitu Keterangan Perusahaan, Perizinan dan Non Perizinan Penanaman Modal Yang Dimiliki, Nilai Investasi Tahap Konstruksi, Mesin/Peralatan & Suku Cadang, Penggunaan Tenaga Kerja, Permasalahan Perusahaan yang Dihadapi, Nilai Investasi Tahap Produksi, serta Kewajiban Penanam Modal. Penyampaian Laporan LKPM dapat dilakukan secara online melalui SPIPISE atau secara manual.

Untuk info lebih lanjut Anda bisa mengunjungi website resmi SPIPISE (LKPM – BKPM) di https://lkpmonline.bkpm.go.id/lkpm_perka17/login.jsp atau berkonsultasi dengan Kami seputar perizinan badan usaha dan prosedur pelaporan LKPM di 08111778805 atau email ke info@legalitaskita.com atau kunjungi website kami di www.legalitaskita.id