Sekarang “bikin”  PT lebih cepat, begini syaratnya…

Kabar gembira untuk anda datang dari Pemerintah yang menerapkan sistem OSS,  sehingga Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) / Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) pada perizinan di Indonesia sudah terintegrasi menjadi Nomor Induk Berusaha (NIB). Hal ini mengakibatkan proses pendirian PT ataupun Badan Usaha lain seperti CV/ Firma / Persekutuan Perdata Anda menjadi lebih efisien. Paling lama 7 hari sudah selesai pengurusan legalitasnya.

Dihilangkannya SIUP, TDP dan SKDP pada layanan perizinan juga mengakibatkan terdapat beberapa penyesuaian prosedur dan jangka waktu yang dibutuhkan dalam pendirian Badan Usaha Anda.  Bagi badan Usaha yang menjalankan kegiatan di bidang perdagangan umum dan/ atau jasa (general trading) dengan izin usaha risiko rendah, sekarang pendiriannya hanya butuh  7 hari kerja, dengan tahapan seperti :

  1. Akta Pendirian Notaris  dan SK Pengesahan Badan Usaha

Pada Tahap ini, Pelaku usaha perlu menghubungi Notaris dan/ atau konsultannya untuk menyampaikan apa saja yang akan dituangkan di dalam akta. Mulai dari Nama Badan usaha, domisili, kegiatan usaha, modal, komposisi saham, susunan pengurus, dan aturan-aturan lain yang akan diatur di akta pendirian / anggaran dasar.

Apabila informasi dan dokumen persyaratan yang diberikan Pelaku usaha kepada Notaris dan/atau Konsultannya sudah sesuai, efektif hanya 3 hari akta pendirian badan usaha anda sudah terbit dan juga legal.

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Badan Usaha

Sebenarnya apabila para pemegang saham dan Pengurus yang tercatat di akta pendirian Badan usaha Anda memiliki catatan perpajakan yang baik, NPWP Badan Usaha dapat langsung aktif  dan tidak perlu diajukan manual lagi.

Namun pada praktiknya saat ini, walaupun NPWP bisa diurus secara online namun pada beberapa kasus NPWP perlu diajukan dengan cara manual dengan datang langsung ke Kantor Pajak (KPP) terkait. Walaupun SIUP, TDP dan SKDP sudah tidak ada, Pihak KPP tetap meminta bukti kepemilikan tempat usaha, disertakan bukti bayar pajak-pajak yang sudah dibayarkan.

Pada pelaksanaannya, umumnya proses pengajuan NPWP membutuhkan waktu 2 hari kerja.

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)

Nomor Induk Berusaha bisa didefinisikan sebagai identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga BKPM atau yang sekarang menjadi Kementerian Investasi melalui sistem OSS. Setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran dengan membuat akun OSS, NIB secara online bisa dibuat sendiri. Namun sistem OSS sendiri telah beberapa kali telah bertransformasi, dari OSS versi 1.0 ke OSS versi 1.1 hingga saat ini ke OSS RBA yang berbasis risiko.

Untuk anda yang memiliki bidang usaha yang berisiko rendah tentunya akan sangat terbantu, proses pengajuan NIB bagi bidang usaha risiko rendah melalui sistem OSS RBA hanya memakan waktu 1-2 hari kerja saja. Namun bagi pelaku usaha yang memiliki risiko menengah-tinggi sampai risiko tinggi mungkin anda perlu juga mengurus izin usaha lainnya seperti sertifikat standar, izin lokasi/SKKPR atau izin khusus.

Setelah memiliki 4 dokumen tersebut, Pelaku Usaha sudah bisa melakukan pembukaan rekening bank untuk Badan Usaha maupun Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Legalitas usaha sudah dibuat mudah, malu dong kalau usahanya masih belum legal. Bagi pelaku usaha yang mau mengurus legalitas usaha tapi tidak punya waktu, bisa menghubungi Legalitaskita dalam pengurusan NIB. Ataupun jika anda masih bingung dan ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai pendirian PT atau badan usaha lain silahkan jangkau kami melalui nomor telpon 08111778805 atau email di info@legalitaskita.com