Syarat dan Ketentuan Pendirian PT Terbaru di Tahun 2022

Syarat dan ketentuan pendirian PT terbaru untuk persekutuan dan perorangan sesuai dengan UU Cipta Kerja. Penjelasan ringkas, detail, tapi jelas silahkan baca!

Memahami syarat dan ketentuan pendirian PT adalah pengetahuan wajib bagi Anda yang ingin serius mengembangkan bisnis. Bahkan, jika Anda adalah pelaku bisnis lama yang sudah pernah mengurus pembuatan PT.

Pasalnya, setelah terbitnya Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, ada hal-hal yang mengalami perubahan. Terutama, mengenai kemunculan payung hukum untuk PT perorangan, yang memungkinkan pelaku usaha atas nama pribadi mengurus legalitas PT.

Jadi, dalam artikel ini kami tak hanya membahas prosedur membuat PT biasa yang mewajibkan persekutuan modal, tapi juga PT perorangan yang modalnya pribadi.

Syarat dan Ketentuan Pendirian PT Biasa

PT biasa yang kami maksudkan adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham.

PT dengan konsep di atas, selain tertuang dalam UU Cipta Kerja, namun sudah ada di peraturan-peraturan pemerintah sebelumnya.

Untuk syarat pendirian PT biasa serta ketentuannya adalah  sebagai berikut:

  • Pendaftar/pemegang saham perusahaan adalah WNI/WNA atau badan hukum yang terdiri minimal dari 2 orang (yang bersekutu)
  • Memiliki direktur dan komisaris minimal 1 orang
  • Jumlah modal sesuai dengan kesepakatan para pendirinya minimal Rp50.000.000, namun tanpa ada batas maksimal.
  • Pendirian PT harus dibuat dengan akta notaris yang berbahasa Indonesia.
  • Organ perseroan terdiri dari dewan komisaris, direksi, serta RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)
  • Jika di dalam perjalanan ada perubahan anggaran dasar atau data PT, maka itu wajib dalam kesepakatan RUPS dan dinyatakan akta notaris.

Syarat dan Ketentuan Pendirian PT Perorangan

PT perorangan yang kami maksud adalah badan hukum perorangan yang memenuhi kriteria untuk usaha mikro dan kecil sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undangan mengenai usaha mikro dan kecil.

Sebagaimana sudah kami singgung, konsep PT ini baru muncul dalam UU Cipta Kerja. Dengan berlakunya undang-undang tersebut, setiap orang bisa dengan mudah membuat PT, selama memahami dan mengikuti syarat ketentuan berikut:

  • Pendiri wajib WNI dan harus terdiri dari 1 orang.
  • Pendiri bertindak sebagai direksi sekaligus pemegang saham.
  • Jumlah modal tergantung pendiri, namun batas modal maksimal untuk PT perorangan adalah 5 miliar.
  • Wajib melaporkan laporan keuangannya kepada menteri dalam rentang waktu tertentu. Kelalaian dalam laporan berkonsekuensi teguran hingga pencabutan status.
  • Perubahan data cukup dengan mengisi dan mengajukan format perubahan data kepada menteri.

Prosedur Pendirian PT

Selain memahami syarat dan ketentuannya, Anda perlu mengikuti prosedur untuk mendaftarkan pendirian PT.

Untuk PT biasa, berikut prosedurnya:

  1. Pengajuan nama PT ke Sisminbakum (Sistem Administrasi Badan Hukum). Khusus PT biasa, pendaftarannya harus melalui notaris.
  2. Menyiapkan lokasi atau alamat kedudukan PT (khusus di DKI Jakarta lokasi PT harus Berada di zonasi khusus perkantoran/usaha), sedangkan di luar DKI Jakarta masih harus mengurus SKDP
  3. Membuat akta pendirian PT dan pengajuan anggaran dasar perseroan melalui notaris ke Kementerian Hukum dan HAM.
  4. Mengajukan NPWP ke kantor pelayanan pajak setempat.
  5. Mengurus Izin Usaha PT (NIB) secara online di sistem OSS
  6. Pengesahan pendaftaran harus terpublikasikan di BNRI (Berita Acara Negara Republik Indonesia)

Adapun PT perorangan, prosesnya lebih sederhana:

  1. Melakukan pendaftaran secara pribadi secara online di Sisminbakum, bisa akses link ini: https://ptp.ahu.go.id/
  2. Lakukan pendaftaran dan mengisi data yang sistem minta.
  3. Melengkapi dokumen-dokumen seperti E-KTP, NPWP pendiri, surat domisili PT perorangan, serta surat pernyatan tentang pendirian perseroan perorangan.

Dengan mengurus pendirian PT, perusahaan yang Anda kelola pasti akan lebih tampak profesional. Legalitas ini juga dapat membantu mempermudah Anda dalam melakukan akselerasi bisnis dan meraih kesuksesan demi kesuksesan.