Tata Cara Pendaftaran Merek Terbaru Tahun 2022

Dengan mendaftarkan merek, Anda berhak mendapatkan merek hingga 10 tahun lamanya. Simak selengkapnya untuk tahu tata cara pendaftaran merek terbaru.

Pendaftaran merek penting untuk Anda yang memiliki merek dari produk barang atau jasa. Selain untuk menghindari adanya plagiarisme pada produk Anda, juga memastikan bahwa hanya Anda yang memiliki hak eksklusif menggunakan merek.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan perlindungan merek sesuai dengan Pasal 83 Undang-undang nomor 20 tahun 2016. Dalam artikel ini Anda akan mengetahui bagaimana alur pendaftaran merek dan prosedur pendaftaran merek terbaru tahun 2022.

Persyaratan Pendaftaran Merek

Menurut pasal 1 UU Nomor 20 Tahun 2016, merek adalah pembeda antara produk Anda dengan orang lain, yang dapat ditampilkan secara grafis. Baik itu berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, atau susunan warna dalam bentuk barang atau jasa.

Merek juga dapat berwujud dalam bentuk 2 atau 3 dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 atau lebih unsur tersebut.

Terdapat dua kategori pemohon pendaftaran merek, dari umum dan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UKM). Untuk kategori umum, Anda hanya harus melampirkan etiket atau label dari merek yang akan Anda daftarkan serta tanda tangan pemohon.

Sedangkan untuk UKM, Anda juga harus melampirkan 2 syarat lainnya. Yaitu Surat Keterangan UKM Binaan Dinas dan Surat Pernyataan UMKM.

Alur Pendaftaran Merek Terbaru

Melansir dari DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual), berikut alur pendaftaran merek baru:

Sumber gambar: 6cba5fe3f0ec564da4fa42e6494e10a0.jpg (3508×1808) (dgip.go.id)

a. Pembuatan Akun pada Laman Permohonan Online

  1. Kunjungi website permohonan online di sini.
  2. Klik kolom daftar yang ada di pojok kanan atas.
  3. Isi formulir pendaftaran merek dengan data diri, mulai dari email, password, nama, nomor KTP, tanggal lahir, hingga nomor HP.

Sumber gambar: Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (dgip.go.id)

  • Cek kotak masuk email Anda, lalu klik link yang dikirimkan oleh DJKI Kemenkumham untuk verifikasi akun. Kini Anda sudah bisa masuk ke laman permohonan online.

b. Pemesanan Kode Billing

Sumber gambar: Edited from Canva.

  1. Kunjungi website berikut, lalu Anda dapat memesan kode billing dengan mengisi formulir pendaftaran.
  2. Pada kolom jenis pelayanan, Anda bisa memilih “Merek dan Indikasi Geografis”.
  3. Lalu pada kolom di bawahnya, klik “Permohonan Pendaftaran Merek yang Diajukan Oleh”.
  4. Selanjutnya masukkan jenis usaha Anda, “Usaha Mikro dan Usaha Kecil” atau “Umum”,
  5. Kemudian pilih “Secara Elektronik (Online)”,
  6. Setelah itu, isi data pemohon, mulai dari nama, alamat, email, provinsi, dan nomor HP.
  7. Terakhir klik proses.
  8. Setelah pendaftaran selesai, jangan lupa lakukan pembayaran, sesuai dengan pilihan jenis usaha Anda. Untuk umum membayar sebesar Rp1.800.000, sedangkan untuk usaha mikro dan usaha kecil sebesar Rp500.000.
  9. Pembayaran dapat Anda lakukan melalui Bank, e-banking atau ATM.

c. Proses Pendaftaran Merek

Sumber gambar: Edited from Canva.

  1. Log in pada akun permohonan online, sesuai dengan akun yang telah Anda daftarkan sebelumnya.
  2. Pilih ‘Permohonan Online’.
  3. Pada Langkah 1, Pilih tipe permohonan, lalu ketikkan Kode billing yang telah Anda dapatkan melalui pembayaran sebelumnya.
  4. Lalu masukkan Data Pemohon pada langkah 2.
  5. Untuk Anda yang menggunakan jasa konsultan KI, pilih langkah 3. Untuk yang tidak, lewati langkah ini.
  6. Jika Anda memiliki hak prioritas, pilih langkah 4, jika tidak, lewati.
  7. Selanjutnya, masukkan Data Merek pada langkah 5.
  8. Untuk Langkah 6, masukkan Data Kelas dengan klik ‘Tambah’,
  9. Lalu klik ‘Tambah’ untuk mengunggah lampiran dokumen persyaratan pada langkah 7.
  10. Pada Langkah 8, Resume untuk melihat data yang telah Anda masukkan secara keseluruhan.
  11. Pada Langkah 9, pilih “Cetak Draft Tanda Terima”, lalu klik ‘Selesai’.

Setelah pendaftaran selesai, akan ada tahap pemeriksaan formalitas selama 15 hari. Selanjutnya akan masuk pada tahap pengumuman selama 2 bulan. Jika tidak ada pihak yang keberatan dengan merek yang Anda ajukan, maka akan ada pemeriksaan substantif selama 150 hari.

Setelah semua pemeriksaan selesai dan disetujui, Anda akan mendapatkan sertifikat merek. Untuk lebih jelas, simak  tata cara pendaftaran merek online dari DJKI berikut.

Alur Pendaftaran Merek

Penutup
Kini pendaftaran merek sudah dapat dilakukan secara online dengan tata cara dan persyaratan yang mudah untuk dipenuhi. Segera daftarkan merek Anda, jangan sampai didahului oleh orang lain.