Jangan Berani Mendirikan CV Sebelum Tahu Resikonya

Tak ada gading yang tak retak. Mungkin itulah peribahasa terbaik untuk CV. Selain memiliki kelebihan, juga memiliki kekurangan. Di tulisan ini kita akan membahas mendalam tentang resiko mendirikan CV dan apa yang bisa Anda lakukan sebagai pemilik usaha untuk meminimalisir resiko dan memperbesar profit agar bisnis terus berkembang sehat.

CV atau Commanditaire Vennootschap, adalah badan usaha persekutuan tanpa badan hukum, yang didirikan minimal oleh dua orang. Para pendiri CV ini terbagi menjadi dua, berdasarkan tanggung jawabnya. sebagian mempunyai tanggung jawab tak terbatas (sekutu pasif) dan yang lain memiliki tanggung jawab tak terbatas (sekutu aktif).

Meskipun banyak kelebihan PT, nyatanya banyak orang yang memilih untuk mendirikan CV karena salah satu keuntungan mendirikan CV terletak pada kemudahannya. Selain itu, Anda bisa mengisi kursi manajemen CV dengan para profesional untuk pengelolaan yang lebih baik. Kelebihan lainnya adalah, resiko yang terjadi di dalam tubuh CV bisa ditanggung bersama para sekutu.

Resiko Pendirian CV

Meskipun badan usaha ini memiliki banyak kelebihan ternyata mendirikan CV tidak lepas dari resiko. Sebagai pengusaha, Anda harus bisa menyiapkan diri (dan tim) untuk menghadapi resiko yang muncul dari kekurangan badan usaha ini. Berikut adalah beberapa resiko yang bisa terjadi dalam CV.

  1. Sekutu aktif di dalam CV memiliki kewajiban tak terbatas. Hal ini mengakibatkan sekutu aktif harus menanggung hutang perusahaan. Bahkan ketika badan usaha ini pailit, harta pribadi dari sekutu aktif bisa disita. Tentu saja ini terasa tidak adil. Di satu sisi ada sekutu yang giat bekerja, di sisi lain ada sekutu yang duduk diam menunggu hasil.
  2. Walaupun sebenarnya biaya mendirikan CV terhitung murah, tapi karena CV ini melibatkan banyak pihak, berimbas pada besarnya modal yang harus dikumpulkan. Artinya semakin banyak orang, semakin banyak pula modal yang mesti terkumpul.
  3. Modal yang sudah disetor sangat susah untuk ditarik kembali. Otomatis ini menyebabkan seseorang akan kesulitan untuk keluar dari CV. Padahal bisa jadi modal yang ditanam itu terbilang besar.
  4. Kelangsungan hidup yang tidak tentu. Sama seperti badan usaha yang lain, umur CV juga tidak menentu. Ini karena cara pembubaran CV terhitung mudah. Hanya karena para sekutu menghendaki bubar, mengundurkan diri atau meninggal maka bubarlah CV Anda.
  5. Semakin banyak anggota (pasif atau aktif) semakin besar kemungkinan untuk mengalami konflik horizontal.

5 Hal yang Bisa Anda Lakukan Untuk Meminimalisir Resiko

Setelah membaca lima poin di atas, tentunya sekarang Anda paham apa resiko dan keuntungan mendirikan CV. Untuk meminimalisir resiko yang terjadi (karena pasti ada) Anda sebagai pemilik CV bisa melakukan beberapa langkah konkrit berikut.

1. Memberikan Keuntungan Lebih Banyak kepada Sekutu Aktif

Anda bisa memberikan keuntungan lebih banyak kepada sekutu aktif daripada sekutu pasif. Tanggung jawab sekutu aktif yaitu bertanggung jawab sepenuhnya dengan harta pribadi. Sekutu aktif diperbolehkan mengambil tindakan yang diperlukan dalam menjalankan, mengurus dan melakukan perjanjian dengan pihak lain untuk mengembangkan CV nya.

Sedangkan sekutu aktif hanya menanam modal saja dan tidak ikut bertindak. Dengan demikian jelas bahwa sekutu aktif berhak mendapat hasil yang lebih banyak. Selain agar mereka yang bekerja bisa menikmati hasil keringatnya, ini juga bisa untuk menjaga agar suhu perusahaan bisa tenang dan adem.

2. Rekrut Orang yang Berkompeten

Rekrut orang-orang yang memang mampu di bidangnya. Tak ada jaminan bahwa merekrut banyak orang akan meringankan pekerjaan. Justru sebaliknya, terlalu banyak orang yang tidak kompeten malah akan menambah pekerjaan karena kesalahan yang mereka perbuat. Tidak masalah suatu CV hanya berisi beberapa orang, namun terampil di bidangnya. Dengan demikian, pengeluaran CV untuk gaji bisa ditekan, namun profit bisa terus menanjak.

3. Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

Jack Ma, pendiri Ali Baba pernah membocorkan rahasia terbesar dari perusahaannya adalah bagaimana dirinya memperhatikan kesejahteraan karyawan dengan serius. Ini bisa Anda contek untuk memperpanjang umur CV. Karena kita tahu bahwa umur CV itu tidak tentu. Bisa pendek, bisa juga panjang.

Dengan memperhatikan kesejahteraan karyawan, baik masalah gaji, kesehatan dan tunjangan lain, ini akan meningkatkan gairah bekerja mereka. dan tentu saja peningkatan etos kerja ini akan meningkatkan produktivitas dan omset perusahaan.

4. Menjadikan Komunikasi Sebagai Kunci Keberhasilan

Berurusan dengan orang banyak tak pernah mudah. apalagi jika CV Anda sudah maju dan membesar. Tentu ada banyak masalah di sana. Salah satu jalan keluar yang bisa ditempuh yakni dengan memperbesar pita komunikasi. Sekutu aktif kepada sekutu pasif, atasan kepada bawahan dan sebaliknya.

Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik antar anggota, Anda akan mampu melihat akar masalahnya. Dari sini, Anda dan tim bisa merencanakan langkah selanjutnya yang harus ditempuh.

5. Disiplin Administrasi

Bila komunikasi adalah langkah humanis, maka disiplin administrasi adalah langkah sistematis untuk meminimalisir resiko pendirian CV Anda. Meskipun badan usaha tidak sebesar PT, tetapi masalah administrasi sebaiknya tetap diprioritaskan. Dengan administrasi yang tertata rapi akan membuat setiap sekutu memahami apa yang sedang terjadi, dan mempersiapkan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan.

6. Terus Belajar

Dunia bergerak dengan sangat cepat. Sebagai pebisnis, Anda dan para sekutu wajib untuk bisa mengikut. atau CV Anda akan tertinggal jauh. Masalah bisnis, administrasi, manajemen yang Anda kuasai beberapa tahun lalu mungkin saja sudah berubah di tahun ini. Solusinya adalah dengan terus belajar, memperbaiki dan meningkatkan skill sesuai dengan posisi Anda di dalam CV.

Demikian lima resiko mendirikan CV dan lima hal yang bisa Anda dan sekutu lakukan untuk meminimalisir bahaya yang akan menimpa usaha Anda. Seperti yang kita tahu, usaha bukanlah seperti lari jarak pendek, tapi marathon. Siapa yang menang hari ini belum tentu menang esok hari, begitu juga sebaliknya. Jadikan pengalaman hari ini sebagai guru Anda, dan teruslah berjuang untuk menang.

Legalitas Kita
Hotline 1 : +62 811 1778 805
Hotline 2 : +62 821 1200 7880
Email : info@legalitaskita.com
Share this article:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter