MEKANISME PERUBAHAN AKTA PERUSAHAAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on reddit
Reddit
Share on email
Email
Seiring berkembangnya sebuah perusahaan bukan tidak mungkin akan menemukan situasi sulit atau kendala yang mengharuskan adanya perombakan pada struktur yang berpengaruh pula pada data atau anggaran dasar yang tertera pada akta perusahaan. Bila sudah demikian tentunya Anda wajib mengurus perubahan akta perusahaan termasuk yang berkaitan dengan biaya perubahan akta perusahaan. Lantas bagaimana prosedur yang harus dilakukan jika diperlukan perubahan pada akta perusahaan ?

Secara umum perubahan dokumen akta perusahaan meliputi dua faktor, yaitu:

akta pendirian perseroan terbatas
Contoh Akta PT / CV
  1. Perubahan AD/ART

Dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 15 menjelaskan AD/ART PT mencakup informasi berikut ini:

  • Nama dan lokasi perseroan;
  • Maksud dan tujuan aktivitas perseroan;
  • Jangka berdirinya perseroan;
  • Tata cara penggunaan laba serta pembagian dividen;
  • Tata cara pengangkatan, pemberhentian, serta penggantian anggota direksi dan komisaris;
  • Penetapan tempat serta tata cara penyelenggaraan RUPS;
  • Nama jabatan dan jumlah anggota direksi dan komisaris;
  • Klasifikasi serta jumlah saham; dan
  • Jumlah modal dasar, modal ditempatkan, serta modal disetor.

Namun perlu dicatat, ada beberapa perubahan yang harus mendapatkan persetujuan Menkumham, seperti:

  • Perubahan nama dan/atau kedudukan perseroan;
  • Jangka waktu berdirinya perseroan;
  • Jumlah modal dasar;
  • Pengurangan modal disetor;
  • Maksud dan tujuan/bidang usaha perseroan; dan
  • Status perseroan.
  • Perubahan Data Perseroan

Tak hanya perombakan pada AD/ART, perubahan informasi umum perusahaan juga kerap terjadi. Hal ini misalnya:

  • Penggabungan, peleburan, atau pengambilalihan perseroan yang tidak disertai perubahan anggaran dasar;
  • Berakhirnya status badan hukum perseroan;
  • Pembubaran perseroan atau berakhirnya jangka waktu operasional perusahaan;
  • Perubahan alamat lengkap perseroan;
  • Perubahan susunan nama dan jabatan anggota direksi dan/atau dewan komisaris;
  • Perubahan nama pemegang saham karena pergantian nama; dan
  • Perubahan susunan pemegang saham karena adanya pengambilalihan saham.

Perubahan data perseroan di atas wajib dilaporkan ke Kemenkumham serta diketahui oleh notaris. Pemilik perusahaan tidak perlu mengumumkan perubahan data perseroan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia (TBNRI).

Setelah kita ketahui apa saja yang biasanya diubah dalam sebuah akta perusahaan, tentu informasi selanjutnya yang Anda butuhkan adalah bagaimana proses atau tahap-tahap yang harus Anda lakukan untuk mengubah kata perusahaan Anda.

Prosesnya tidaklah sulit, untuk perubahan baik yang mempengaruhi data AD/ART maupun data perseroan, seluruh proses perubahan data dilakukan oleh notaris. Anda dapat menggunakan jasa notaris yang berbeda dengan notaris saat pembuatan akta pendirian. Melakukan perubahan akta perubahan tetaplah membutuhkan waktu, untuk mencari notaris kemudian berkonsultasi. Tidak semua pengusaha memilki cukup waktu luang untuk melakukan hal tersebut. Maka untuk mempermudah perubahan akta perusahaan, para pemilik perusahaan akan menggunakan jasa konsultan seperti Legalitas Kita. Anda dapat menghubungi nara hubung kami dibawah ini untuk melakukan konsultasi perubahan akta perusahaan Anda.

Legalitas Kita
Hotline 1 : +62 811 1778 805
Hotline 2 : +62 821 1200 7880
Email : info@legalitaskita.com