API-U dan API-P Diganti Oleh Ini, Cermati Kebijakan Barunya!

Terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2018 Mengenai Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, merupakan sebuah revolusi birokrasi atas sistem registrasi perizinan berusaha. Seperti yang tertuang pada kebijakan tersebut, tujuan utamanya yaitu menitik beratkan pada kesuburan kegiatan usaha masyarakat yang mengindikasikan akan adanya pertumbuhan ekonomi saat itu.

Sebagaimana yang telah berjalan, implementasi dari PP Nomor 24 Tahun 2018 adalah munculnya Online Single Submision atau lebih dikenal dengan nama OSS. Para pelaku usaha yang telah melakukan registrasi pada laman OSS, akan mendapatkan Nomor Induk Berusaha atau NIB. Bentuk NIB itu sendiri berupa 13 (tiga belas) digit angka acak yang diberi pengaman dan disertai tanda tangan elektronik, hal tersebut tertuang pada Pasal 24 Ayat 2 PP Nomor 24 Tahun 2018.

Lebih lanjut mengenai kegunaan NIB itu sendiri, yang tercantum pada Pasal 26  PP Nomor 24 Tahun 2018 disebutkan bahwa NIB berlaku sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Importir (API) dan Hak Akses kepabeanan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang kepabeanan. API yang dimaksud dalam kebijakan tersebut terdiri atas Angka Pengenal Importir Umum (API-U) dan Angka Pengenal Importir Produsen (API-P).

Kewenangan penerbitan API baik itu API-U maupun API-P, sebelumnya berada pada Kementerian Perdagangan, dimana Kemendag memberikan mandat kepada PTSP Pusat untuk penerbitan API bagi PMDN, dan BKPM untuk penerbitan API bagi Perusahaan dengan Modal Asing. Saat ini penerbitan API-U dan API-P telah dilaksanakan melalui OSS, dengan menggunakan Nomor Induk Bersama.

Himbauan untuk beralih kepada OSS-pun tengah gencar dimunculkan melalui berbagai website kementerian, seperti yang tertera pada website api.kemendag.go.id/portal.php yang sudah menginformasikan kepada para pembaca selaku pelaku usaha, untuk mengakses oss.go.id dan memperoleh NIB sebagai identitas berusaha yang digunakan oleh Pelaku Usaha untuk mendapatkan Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional.

Share this article:
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Legalitas Kita
Hotline : +62 811 1778 805 / +62 821 1200 7880; dan
email : info@legalitaskita.com