Kenapa PT perlu mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham?

Salah satu perbedaan mendasar antara PT dengan  Badan Usaha lainnya (CV, FIrma, Persekutuan Perdata) ada pada cara pengambilan keputusannya. Hanya PT yang perlu  mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk pengambilan keputusan, khususnya terkait perubahan/ perluasan hal-hal yang tercatat di dalam Akta Pendirian / Anggaran Dasar PT Anda.

Istilah RUPS terdengar sedikit “berat” dan tidak diperlukan bagi beberapa Pengusaha Pemula (Startup). Agar tidak salah kaprah, mari kita simak ulasan singkat dan juga ringan ala tim Legalitaskita.com terkait RUPS. Mungkin ketika PT anda berdiri, anda merasa sudah cukup dengan membuka akun bank dan melaporkan pajak rutin anda.  Undang-Undang No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) mengamanatkan bahwa RUPS merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di dalam Perseroan Terbatas dan pemegang segala kewenangan yang tidak diserahkan Dewan Komisaris dan Direksi

RUPS tergolong menjadi 2, RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa (LB). RUPS Tahunan adalah Penyelenggaraan Rapat yang wajib diadakan dalam jangka waktu paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir. RUPS LB dapat dilakukan setiap waktu sesuai dengan kebutuhan dan/atau Kepentingan Perseroan.

Di dalam RUPS Tahunan harus terdapat pengajuan semua dokumen Laporan Tahunan Perseroan tersebut. Lalu RUPS LB dapat dilakukan setiap waktu sesuai dengan kebutuhan dan/atau Kepentingan Perseroan misalnya pindah domisili PT, Perluasan bidang usaha, peningkatan dan penurunan modal, pergantian pengurus PT , dan peralihan saham pada PT.

Umumnya RUPS dilaksanakan dalam bentuk rapat/ forum konvensional, seluruh pemegang saham hadir dan berkumpul dalam suatu tempat. Namun pada prakteknya, sering terdapat kesulitan untuk ”mengumpulkan” para pemegang saham secara bersama-sama sedangkan putusan RUPS sangat diperlukan untuk suatu masalah tertentu.

Namun UUPT memberikan suatu solusi yang lebih efisien terkait RUPS, yaitu dengan cara melaksanakan RUPS secara Sirkuler. Jadi keputusan RUPS tersebut disebut juga Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham (Circulair Resolution), dengan catatan seluruh Pemegang saham menyetujuinya . Jadi Pemegang Saham tidak perlu berkumpul , hadir secara fisik, dan bersamaan, cukup pernyataan Pemegang Saham yang diedarkan ke seluruh Pemegang saham untuk ditandatangani.

RUPS sejatinya perlu diadakan bagi setiap PT, karena keputusan-keputusan yang setujui seluruh Pemegang Saham tersebut akan diaktakan menjadi akta perubahan PT Anda, jangan sampai keliru ya teman-teman. Jangan sampai ambil jalan pintas tapi tindakannya tidak dibenarkan aturan yang berlaku.

Bagi Anda yang hendak memerlukan perubahan Anggaran Dasar dari mulai ubah nama PT, domisili/ kedudukan PT, peningkatan modal. Dan pergantian Pemegang Saham, DIreksi, dan Komisaris, tapi RUPS masih terdengar ribet, sulit dimengerti dan serta tidak ada waktu luang untuk urus sendiri, jangkau kami melalui cara hubung dibawah ini.

Share this article:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Legalitas Kita
Hotline : +62 811 1778 805 / +62 821 1200 7880; dan
email : info@legalitaskita.com