Pendaftaran Merek Sekarang Bisa Online

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on reddit
Reddit
Share on email
Email
Disadur dari website resmi HKI, Merek memiliki makna sebagai tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa. Tidak jarang sebuah merek lebih dikenal banyak masyarakat ketimbang perusahaan yang memiliki hak atas merek tersebut.

Beberapa kategori dari sebuah merek yang bisa didaftarkan mengandung unsur pembeda seperti berikut:

  1. Gambar, seperti lukisan burung garuda pada logo Garuda Indonesia atau gambar kelinci pada logo Dua Kelinci;
  2. Kata, seperti Google, Toyota, atau Mandiri;
  3. Nama, seperti Tommy Hilfiger atau Salvatore Ferragamo;
  4. Frasa, seperti Sinar Jaya atau Air Mancur;
  5. Kalimat, seperti Building for a Better Future atau Terus Terang Philip Terang Terus;
  6. Huruf, seperti huruf “F” pada logo Facebook atau huruf “K” pada logo Circle-K;
  7. Huruf-huruf, seperti IBM atau DKNY;
  8. Angka, seperti angka “7” pada logo Seven Eleven atau angka “3” pada logo provider GSM Three;
  9. Angka-angka, seperti merek rokok 555 atau merek wewangian 4711;
  10. Susunan warna, seperti pada logo Pepsi atau Pertamina;
  11. Bentuk 3 (tiga) dimensi;
  12. Suara;
  13. Hologram;
  14. Kombinasi dari unsur-unsur tersebut.

Pemegang atas merek terdaftar bisa berupa perorangan maupun perusahaan, dengan ketentuan bahwa merek yang didaftarkan tersebut belum diklaim oleh siapapun. Keterlambatan dalam mendaftarkan merek bisa menjadi boomerang untuk Anda, apabila Anda ternyata adalah pemilik otentik dari hak intelektual tersebut. Padahal saat ini kemudahan dalam pendaftaran merek sudah bisa dirasakan, terbukti dengan dibukanya jalur daring atau elektronik dalam prosedur pendaftaran merek.

Terhitung pertengahan tahun 2019, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menelurkan aplikasi pendaftaran merek dan paten, yang bertujuan untuk menarik minat umum dalam mendaftarkan kekayaan intelektual yang mereka punya. Namun akses ini masih belum dibuka secara luas dan hanya terbatas pada Kanwil KemenkumHAM, Universitas, dan Konsultan HKI.

Sudah dibuka secara luas yang mempermudah masyarakat untuk mendaftarkan sendiri. Persyaratan yang dibutuhkan juga tidak jauh berbeda dengan pendaftaran merek sebelumnya, baik itu perorangan maupun perusahaan. Dimana perorangan hanya membutuhkan KTP, NPWP, dan etiket gambar merek, selebihnya tinggal mengisi formulir dan melampirkan kuasa apabila dikuasakan.

Bagi perusahaan sama seperti permohonan perorangan, dengan tambahan berupa menyiapkan salinan legalitas perusahaan seperti Akta Pendirian/ Perubahan, SK Kemenkumham/ Perubahan, NPWP Perusahaan, identitas Direktur Utama dan Surat Kuasa apabila dikuasakan.

Sama halnya dengan KBLI pada pendirian PT atau CV, dalam pendaftaran merek terdapat klasifikasi tersendiri untuk mengkategorikan jenis kegiatan yang mewakilinya. Maka dari itu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan konsultan hukum dalam menentukan klasifikasi yang tepat bagi merek Anda. Silakan menghubungi kami untuk kebutuhan merek Anda.

Legalitas Kita
Hotline 1 : +62 811 1778 805
Hotline 2 : +62 821 1200 7880
Email : info@legalitaskita.com

Himbauan

Online Service

Tanpa tatap muka

Mengikuti himbauan pemerintah kami memberlakukan kebijakan “work from home”. Untuk itu kami menawarkan layanan online tanpa tatap muka untuk konsultasi pengurusan izin usaha. Semua layanan akan tetap berjalan seperti biasanya dengan menggunakan beberapa medium  antara lain: online chat melalui website, layanan whatsapp, phone call dan penggunaan kurir untuk pengiriman dan penerimaan dokumen.