PROFESI-PROFESI YANG TAK DAPAT DUDUKI PERUSAHAAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on reddit
Reddit
Share on email
Email
PNS, TNI, Polri, adalah profesi yang tidak dapat menjabat dalam suata Perusahaan. Hal ini diatur secara tegas dalam beberapa aturan perundang-undangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peraturan-peraturan yang menjelaskan bahwa tiga profesi diatas tidak diperbolehkan untuk menjabat dalam sebuah perusahaan diantaranya adalah dalam pasal 2 ayat (1) PP Nomor 6 Tahun 1974 menyatakan bahwa:

“Pegawai Negeri Sipil golongan IV/a keatas dilarang memiliki seluruh atau sebagian perusahaan swasta, memimpin, duduk sebagai anggota pengurus atau pengawas suatu perusahaan swasta, melakukan kegiatan usaha dagang, baik secara resmi maupun sambilan.”

Sedangkan TNI, secara tegas pada UU Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia pada pasal 39 bahwa :

“Prajurit dilarang terlibat dalam : Kegiatan menjadi anggota partai politik, kegiatan politik praktis, kegiatan bisnis, dan kegiatan untuk dipilih menjadi anggota legislatif dalam pemilihan umum dan jabatan politis lainnya”.

Polri pun memiliki aturan tersendiri, PP Nomor 2 Tahun 2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 5 menyebutkan  bahwa:

“Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilarang  bekerjasama dengan orang lain di dalam atau di luar lingkungan kerja dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan kepentingan negara. dilarang pula bertindak selaku perantara bagi Pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia demi kepentingan pribadi serta dilarang memiliki saham/modal dalam Perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya.”

PNS, TNI, dan Polri memang tidak difungsikan untuk menjadi pebisnis. Maka peraturan-peraturan ini dibuat tentu demi kebaikan untuk terciptanya ketertiban masing-masing profesi saat melaksanakan tugasnya. Jika Anda berencana mendirikan perusahaan dan mengajak rekan atau saudara dengan profesi diatas maka perlu dipertimbangkan kembali, apa konsekuensi yang akan muncul bagi Anda dan bisnis yang akan dibangun. Alangkah baiknya, sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita paham dan tunduk kepada ketentuan yang berlaku.

Melihat peluang bisnis pada berbagai sektor membuat sebagian besar masyarakat Indonesia mulai menjalankan bisnis dari bisnis kecil-kecilan hingga bisnis yang dapat menghasilkan proyek besar. Dan hal ini sudah merambah kepada masyarakat yang telah memiliki pekerjaan atau profesi sebelumnya. Mungkin Anda bertanya-tanya apakah ada kondisi tertentu atau prosedur yang bisa dilakukan untuk ketiga profesi tersebut saat hendak membuat perusahaan? Untuk menjawab rasa penasaran Anda, konsultasikan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan konsultan kami dengan menghubungi nara hubung kami dibawah ini dan dapatkan solusi terbaik untuk perusahaan Anda.

Legalitas Kita
Hotline 1 : +62 811 1778 805
Hotline 2 : +62 821 1200 7880
Email : info@legalitaskita.com